Menjadi Pemimpi(n)

Two Suns

…Tidak boleh ada dua matahari dalam satu langit. Bahkan matahari dan bulan pun datang bergantian..

Rasanya, tidak tahu malu, mengharapkan sebuah posisi besar dari organisasi ini. Ya, organisasi ini, organisasi yang dua kali saya coba untuk keluar darinya, yang saya coba untuk bertahan pada akhirnya…

Entah pikiran jahat apa yang merasuki saya, menginginkan posisi itu? Ah yang benar saja, saya pikir saya hanya terperangkap. Setelah berkorban banyak, menghabiskan banyak tenaga, beban emosi, waktu dan pengorbanan lainnya, bagaimana mungkin saya melepaskannya dengan mudah, tanpa mendapat apapun? Iya kan?

Saya tentu ingin memperbaikinya, saya punya program untuk mengubahnya. Saya tahu apa yang akan saya lakukan untuk organisasi ini jika terus lanjut. Tapi akankah saya benar-benar bisa melakukannya? Maukah kalian melakukannya bersama saya?

Kecewa? Tentu saja! Dua tahun saya disini, merasakan garam organisasi ini. Menelannya dengan susah payah. Kedepannya garam itu saya ingin tidak seorangpun kembali merasakannya. Kalaupun merasakannya saya berharap tidak sebanyak yang saya rasakan ataupun tidak terpaksa menelannya.

Saat nama itu tersebut, saya menyadari bahwa posisi itu mungkin bukan milik saya. Kalian berkata, saya bisa, saya berkompeten, saya harus lanjut karena saya bisa jadi orang yang memperbaiki segalanya. Tapi kalian memilih nama lain, dan menempatkan saya sebagai penyerta.

Saya mungkin egois, menginginkan posisi tersebut sendirian. Tapi, biarpun saya menginginkannya, saya akan mundur karena bukan saya orang yang kalian harapkan. Saya tidak punya kepercayaan diri menjadi penyerta pula. Maaf saya tidak bisa menjadi penyerta.

Jujur, saya takut, akan menjadi penyerta. Saya takut keberadaan saya sebagai penyerta kalian, akan membuat ketidaknyamanan. Saya orang yang keras kepala, saya bergerak dengan tujuan yang saya pegang. Saya tidak ingin menyeret kalian, tidak ingin menjadi penyerta pula. Saya juga tidak ingin lagi merasa sakit hati.

Karena tidak boleh ada dua matahari di satu langit, maka satu matahari harus pergi. Saya yang akan pergi🙂 Maaf dan Terima Kasih

Saya akan jadi seorang Pemimpi  dan membiarkan oranglain sebagai Pemimpin – nya🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s